Dana BOS Hampir Rp 750 Juta per Tahun, Ketua GAVEN Ungkap Dugaan Penyimpangan di SMPN 1 Muara Rupit

Musi rawas utara | 28 April 2026
Ketua Lembaga GAVEN, Muhamad Aap, mengungkap hasil investigasi terkait pengelolaan Dana BOS di SMP Negeri 1 Muara Rupit yang dinilai tidak transparan.

Berdasarkan data yang dihimpun, total dana BOS tahun 2024 dari tahap 1 dan tahap 2 mencapai sekitar Rp 738.100.000.

Sementara pada tahun 2025, total dana BOS yang diterima dari dua tahap mencapai sekitar Rp 727.100.000.

Dengan demikian, setiap tahunnya sekolah tersebut mengelola dana mendekati Rp 700 hingga Rp 750 juta, angka yang tergolong besar untuk satuan pendidikan tingkat SMP.

Namun, besarnya anggaran tersebut tidak sejalan dengan kondisi nyata di lapangan yang justru menunjukkan berbagai kekurangan.

Pada sektor perpustakaan, meskipun anggaran mencapai puluhan juta rupiah, kondisi fasilitas masih minim dan siswa mengaku masih kekurangan buku.

Kondisi fisik sekolah juga memprihatinkan, di mana bagian depan tampak baik, namun bagian dalam dan belakang mengalami kerusakan seperti plafon jebol dan lantai retak.

Untuk kegiatan ekstrakurikuler, siswa mengaku harus mengeluarkan biaya transport dan akomodasi sendiri saat mengikuti perlombaan, sementara dukungan akomodasi dan transportasi sekolah sangat terbatas.

Muhamad Aap juga menyoroti besarnya anggaran administrasi yang mencapai lebih dari Rp 100 juta setiap tahap, yang diduga menjadi celah terjadinya mark-up.

Selain itu, anggaran pemeliharaan sarana yang mencapai puluhan juta rupiah dinilai tidak berbanding lurus dengan kondisi bangunan sekolah.

Kejanggalan lain ditemukan pada anggaran honorarium yang masih dianggarkan dalam jumlah besar, padahal sebagian besar tenaga honorer telah diangkat menjadi PPPK.

Atas temuan ini, Ketua GAVEN mendesak aparat penegak hukum untuk segera melakukan audit menyeluruh guna memastikan dana ratusan juta rupiah tersebut benar-benar digunakan untuk kepentingan pendidikan, bukan disalahgunakan.

Hingga berita ini di terbitkan pihak sekolah tidak menanggapi berkas konfirmasi yang telah di ajukan


Red

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama